Ketentuan Kegiatan Akademik

A. Peraturan Umum di Kampus UNIROW Tuban

  • Selama di kampus UNIROW Tuban harus berpakaian bersih, rapi (tidak sobek), sopan, tidak boleh menggunakan kaos oblong, dan harus bersepatu dengan benar.
  • Harus bertingkah laku sopan dan santun terhadap sivitas akademika UNIROW Tuban.
  • Harus mematuhi peraturan dan  ketentuan universitas.
  • Menjaga nama baik (citra) UNIROW Tuban. http://unirow.ac.id/?detail=5#collapse3a

B. Perkuliahan dan Praktikum

  1. Selama perkuliahan dan atau praktikum

  2. Mahasiswa diwajibkan mengikuti perkuliahan/praktikum dan kegiatan akademik lainnya yang diselenggarakan oleh Fakultas/ Program Studi sesuai dengan ketentuan.
  3. Mahasiswa wajib hadir 15 menit sebelum perkuliahan dimulai.
  4. Mahasiswa wajib menunggu kehadiran Dosen di ruang kuliah. Apabila sudah 20 menit dosen juga belum hadir, tanpa pemberitahuan (atau dengan pemberitahuan terlambat), mahasiswa boleh meninggalkan ruang kuliah dan salah seorang wakil mahasiswa melapor pada Ka Prodi.
  5. Mahasiswa dilarang meninggalkan kelas selama perkuliahan/ praktikum kecuali atas izin dosen pada saat itu.
  6. Menjaga ketertiban dan kelancaran selama mengikuti perkuliahan/praktikum.
  7. Dilarang merokok selama mengikuti perkuliahan/praktikum.
  8. Kehadiran mahasiwa dalam kegiatan-kegiatan akademik dimonitor lewat daftar kehadiran mahasiswa.
  9. Perkuliahan dilaksanakan pada pagi hari, siang hari, atau sore hari sesuai dengan ketentuan jadwal yang ditentukan oleh Program studi/fakultas/
  10. Praktikum dilaksanakan di laboratorium Kampus dan atau di luar Kampus sesuai program yang ditentukan dan seizin Rektor.
  11. Dalam mengikuti perkuliahan/praktikum mahasiswa harus berpakaian rapi (bersepatu, tidak menggunakan kaos oblong).
  • Daftar kehadiran mahasiswa
    1. Kehadiran mahasiswa pada pelaksanaan perkuliahan/praktikum akan diabsen oleh dosen pengampu melalui sistem on line.
    2. Setelah masa kuliah/praktikum berakhir, dosen memeriksa dan menghitung persentase kehadiran mahasiswa.
    3. Rumus perhitungan prosentase kehadiran mahasiswa:  P = (Jumlah hadir / Jumlah Tatap Muka) x 100%
    4. Hasil penghitungan digunakan sebagai dasar penentuan berhak tidaknya mahasiswa untuk mengikuti ujian.
    5. Mahasiswa berhak mengikuti ujian apabila prosentase kehadirannya minimal 75%
  • Daftar kehadiran dosen
    1. Ketua Program studi memantau kehadiran dosen secara periodik serta menyediakan presensi kehadiran mengajar Dosen atau melalui finger print.
    2. Dosen yang hadir memberikan kuliah/praktikum wajib mengisi daftar hadir dengan menyebutkan pokok bahasan materi kuliah/praktikum yang diajarkan.
    3. Dosen wajib hadir memberikan kuliah minimal 90% pada setiap matakuliah dalam satu semester, apabila berhalangan hadir pada jadwal yang ditetapkan, maka dosen wajib mengganti di hari lain sampai memenuhi batas minimal kehadiran.

C.  Ujian Semester

Ujian semester terdiri dari Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS)  yang dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik dengan ketentuan, sebagai berikut:

a. UTS diselenggarakan setiap tengah semester dengan telah melaksanakan minimal 8 kali tatap muka.
b. UAS diselanggarakan setiap akhir semester dengan telah melaksanakan minimal16 kali tatap muka.
c. Ujian susulan hanya dapat diperbolehkan pada ujian tengah semester.
d. Tidak ada ujian ulang (her) bagi mahasiswa yang tidak lulus ujian akhir semester  (UAS)
  1. Syarat mengikuti ujian

    1. Memenuhi jumlahkehadirankuliah minimal 75%.A
    2. LunaspembayaransesuaiketentuanUNIROW Tuban.
    3. Telahmemprogrammatakuliah yang akandiujikan.
    4. Mendaftarkansebagaipeserta UASke program studimasing-masing.
    5. Mahasiswa yang tidak tercantum dalam Daftar Hadir UAS tidak diperkenankan mengikuti UAS dengan alasan apapun.
  2. Prosedur Pendaftaran UAS

    1. Mahasiswa menghadap Dosen Penasehat Akademikmasing-masing untuk mengisi KRUsecara on line.
      1.  Dosen Penasehat Akademik meneliti persyaratan minimal kehadiran kuliah  mahasiswa per matakuliah (berdasarkan presensi yang sudah direkap Dosen Pengampu);
      2.  Dosen Penasehat Akademik memberi Kartu Rencana Ujian (KRU) rangkap dua;
      3. Mahasiswa mengisi KRU sesuai matakuliah yang diambil dalam KRS dan yang dinyatakan lolos kehadiran minimal 75% oleh dosen pengampu matakuliah;
      4. Dosen Penasehat Akademik meneliti kesesuaian antara KRU, KRS, dan sesuai ketentuan presensi. Setelah sesuai, maka Dosen Penasehat Akademik menandatangani dan menstempel KRU (rangkap 2);
      5. KRU (rangkap 2) dibawa mahasiswa sebagai persyaratan mengambil Slip Pembayaran di Bagian Keuangan dan pendaftaran UAS di Prodinya masing-masing.
    2. Mahasiswa melakukan pembayaran melalui Bank Jatim di Kampus UNIROW Tuban  (sesuai dengan ketentuan waktu pendaftaran UAS dan jam kerja Bank Jatim).  
    3. Daftar Hadir UAS
      1. Ka. Prodi meneliti Daftar Mahasiswa Peserta UAS dan menandatanganinya sebelum dibuat Daftar Hadir UAS oleh Sek Prodiatau tenagaadminitrasidiambilberdasarkanhasildaftarhadir on line.
      2. Berdasarkan Daftar Mahasiswa Peserta UAS tersebut, Sekprodi atau tenagaadministrasi membuat Daftar Hadir UAS per matakuliah.
  3. Tata tertib UAS
    1. Mahasiswa hadir di ruang ujian 15 menit sebelum ujian dimulai, dengan berpakaian atas berwarna putih dan bawah berwarna hitam/gelap, bersepatu.
    2. Mahasiswa diharuskan menempati ruang yang sudah ditentukan.
    3. Mahasiswa menandatangani daftar hadir yang telah disediakan.
    4. Mahasiswa mempersiapkan KTM, Kartu peserta ujian atau nomor peserta ujian bila sewaktu-waktu diperlukan untuk pemeriksaan.
    5. Membawa peralatn tulis menulis yang dianggap perlu kecuali kertas jawaban yang telah disediakan universitas.
    6. Peserta ujian di wajibkan menulis dengan folpen atau bollpoint dengan tinta warna biru atau hitam dan hanya diperkenankan menulis ditempat yang di sediakan pada kertas ujian.
    7. Peserta ujian di wajibkan menulis nomor pokok mahasiswa dan namanya masing-masing dengan benar di tempat yang disediakan.
    8. Semua catatan, diktat, buku, HP,dan tas diletakan di bagian depan ruang ujian kecuali ada petunjuk dari dosen penguji boleh membuka buku.
    9. Selama pelaksanaan ujian peserta ujian diwajibkan membawa KTM danslip lunas pembayaran
    10. Selama pelaksanaan ujian berlangsung, peserta ujian dilarang melakukan perbuatan-perbuatan dibawah ini:
      1. Merokok
      2. Mencoret-coret bangku da ntembok
      3. Pindah tempat duduk tanpa izin pengawas ujian
      4. Meninggalkan ruangan ujian untuk sementara selama ujian berlangsung tanpa izin pengawas ujian
      5. Bekerjasama dalam mengerjakan soal ujian
      6. Mengikuti ujian untuk kepentingan mahasiswa lain
      7. Melihat, menyontek, mengambil kertas jawaban ujian maupun kertas konsep milik mahasiswa lain.
      8. Mengganggu ketertiban dan kelancaran ujian
    11. Bila perlu tambahan kertas, cukup dengan isyarat lambaian tangan, selanjutnya kertas akan diberikan oleh pengawas ujian apabila kertas pekerjaan sudah penuh.
    12. Peserta ujian dapat menyelesaikan pekerjaannya sebelum waktu ujian berakhir dan dapat meninggalkan ruang ujian tanpa mengganggu pelaksanaan ujian.
    13. Setelah waktu ujian berakhir peserta ujian harus berhenti mengerjakan soal dan mengumpulkan lembar jawabannya kepada pengawas ujian.
    14. Peserta ujian yang berlaku tidak sopan atau tidak menghiraukan peringatan pengawas ujian atau melanggar tata tertib, akan diambil tindakan berupa:
      1. Teguran oleh pengawas ujian
      2. Dikeluarkan dari ruang ujian
      3. Dicatat oleh pengawas ujian dan dilaporkan kepada Pimpinan Universitas untuk dikenakan sanksi lebih lanjut yang ditentukan Pimpinan Universitas

D.     SanksiAkademis

Tujuan sanksi akademis ialah menjaga mutuhasil pendidikan dan untuk merangsang mahasiswa mencapai prestasi optimal.Berkenaan dengan kemajuan hasil belajar dapat dietapkan sanksi bertingkat, sebagai berikut:

  1. Apabila seorang mahasiswa pada suatu semester menabung SKS kurang dari batas minimum lulus beban belajar yang diharuskan (kurang dari 9 SKS yang bernilai minimum C), maka mahasiswa tersebut di beri peringatan oleh Dosen Penasehat Akademik. Bila dua kali berturut-turut mendapat  prestasi belajar seperti tersebut di atas,
  2. Apabila pada akhir semester III ternyata tidak mampu mengumpulkan lebih dari 30 SKS dengan nilai minimum C, maka mahasiswa tersebut perlu mendapat peringatan tertulis dari Ketua
  3. Kalau pada akhir IV tidak mampu mengumpulkan lebih dari 40 sks dengan nilai minimum C, maka mahasiswa tersebut diminta untuk pindah kejenjang yang lebih rendah dengan bidangstudi sama atau pindah program studi di lingkungan Unirow yang pandang lebih mampu.
  4. Mahasiswa yang dikeluarkan atau yang meninggalkan UNIROW Tuban sebelum menyelesaikan program studinya dapat menerima nilai hasil studi (melalui BAAK). Termasuk kedalam sanksi pendidikan ialah batas waktu belajar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni maksimum 7 (tujuh) tahun bagi S1 untuk mahasiswa baru 2018.
  5. Apabila mahasiswa selama 4 (empat) semester secara bertutur tidak melakukan daftar ulang (KRS), mahasiswa tersebut akan dikeluarkan dari PD DIKTI

E.   Pindah Program Studi, Mutasi, dan Transfer

          1. Pindah program studi

Pindah program studi adalahseorang mahasiswa yang pindah dari  program studi yang satu ke program studi yang lain di lingkungan UNIROW Tuban.

Seorang mahasiswa dapat pindah program studi dengan memperhatikan dan melaksanakan hal-hal, sebagai berikut:

  1. Mahasiswa boleh pindah program studi apabila mahasiswa tersebut sudah mengikuti perkuliahanminimal 2 (dua) semester berturut-turut di program studi asal.
  2. Pindah program studi dilakukan pada awal tahun akademik baru.
  3. Mengajukan permohonan pindah secara tertulis kepada Rektor dengan dilampiri:
    • Foto kopi slip pembayaran terakhir;
    • Surat persetujuan dari Ketua Prodi dan Dekan
  4. Apabila disetujui, maka Rektorataun. Rektor, Wakil Rektor I, memberikan surat balasan permohonan tersebut.
  5. Mahasiswa mendaftar sebagai mahasiswa baru pada tempat dan waktu PMB UNIROW Tuban dengan mengisi formulir pendaftaran yang dilampiri:
    • Surat balasan permohonan pindah prodi dari Rektor n. Rektor, Wakil RektorI UNIROW Tuban.
    • KTM
    • Kartu Hasil Studi (KHS) dan kopiannya rangkap satu.
    • Foto kopi slip pembayaran terakhir rangkap satu (menunjukkan aslinya).
    • Foto kopi ijazah terakhir rangkap dua.
    • Surat Keterangan bebas peminjaman alat laboratorium dari prodi asal.
    • Pas foto berwarna 2×3 sebanyak 2 lembar.
  6. Selanjutnya mahasiswa wajib mengikuti tes seleksipenerimaan mahasiswa baru.
  7. Semua calon mahasiswa pindah prodi, berdasarkan hasil seleksi akan mendapatkan pengumuman hasil seleksi.
  8. Apabila diterima, maka segera melengkapi persyaratan administrasi akademik dan administrasi keuangan untuk daftar ulang (registrasi) di BAAK sesuai waktu yang ditentukan.
  9. Jika calon mahasiswa tersebut sudah daftar ulang sesuai ketentuan universitas, maka yang bersangkutan diberlakukan sebagai Mahasiswa Baru Pindah Prodi dan mendapatkan nomor pokok mahasiswa (NPM) UNIROW Tuban.
  10. Besarnya sks yang diakui ditetapkan oleh Dekan pada prodi yang dituju.

             2. Mutasi

Mutasi yaitu seorang mahasiswa yang belum lulus (belum memiliki ijazah perguruan tinggi) dari perguruan tingggi lain melakukan pindah ke UNIROW Tuban atau seorang mahasiswa UNIROW Tuban yang pindah ke pergururan tinggi lain.

           a.  Mutasi dari perguruan tinggi lain

Seorang mahasiswa dari PT lain yang sah dapat mutasi sebagai mahasiswa UNIROW Tuban dengan syarat, sebagai berikut:

  • 1) Mutasi dilakukan pada awal tahun akademik baru.
  • 2) Mengajukan Permohonan Mutasi secara tertulis kepada Rektor UNIROW Tuban dengan dilampiri Surat Keterangan Mutasi dari Perguruan Tinggi asal.
  • 3) Apabila disetujui, maka Rektorn. Rektor,Wakil Rektor I,memberikan surat balasan permohonan mutasi tersebut.
  • 4) Mendaftar sebagai calon mahasiswa baru pada tempat dan waktu Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIROW Tuban dengan mengisi Formulir pendaftaran yang dilampiri:
    1. Surat balasan permohonan mutasi dari Rektorn. Rektor,WakilRektor I UNIROW Tuban.
    2. Foto kopi Kartu Hasil Studi (KHS) dilegalisasi PT asal rangkap dua.
    3. Foto kopi ijazah SLTA dilegalisasi yang berwenang rangkap dua.
    4. Pas foto berwarna 2×3 sebanyak 2 lembar
  • 5) Calon mahasiswa yang berasal dari prodi yang berbeda dengan prodi yang dituju, wajib mengikuti tes penerimaan mahasiswa baru pada program studi yang dituju.
  • 6) Semua calon mahasiswa mutasi, berdasarkan hasil seleksi akan mendapatkan pengumuman hasil seleksi.
  • 7) Berdasarkan pengumuman hasil seleksi, jika ternyata calon mahasiswa tersebut diterima, maka segera melengkapi persyaratan administrasi akademik dan administrasi keuangan untuk daftar ulang di BAAK sesuai waktu yang ditentukan.
  • 8) Jika calon mahasiswa tersebut sudah daftar ulang sesuai ketentuan universitas, maka yang bersangkutan diberlaku-kan sebagai Mahasiswa Baru Mutasi dan mendapatkan nomor pokok mahasiswa (NPM) UNIROW Tuban.
  • 9) Besarnya sks yang diakui ditetapkan oleh Dekan pada prodi yang dituju.
  • 10) SKS yang diakui sebagai konversi maksimal 110 sks.

3. Transfer

Transfer yaitu: seorang mahasiswa yang memiliki ijazah Diploma (D1, D2, D3) atauSarjana Muda dari PT yang syah melanjutkan studi S1 pada program studi yang ada di lingkungan UNIROW Tuban.

Calon mahasiswa dapat diterima sebagai mahasiswa Transfer di UNIROW Tuban dengan memperhatikan dan memenuhi syarat-syarat, sebagai berikut:

1. Calon mahasiswa tersebut mendaftar sebagaimana mahasiswa baru pada tempat dan waktu PMB UNIROW Tuban dengan  mengisi Formulir Pendaftaran yang dilampiri:

  • Foto kopi Ijazah dilegalisasi yang berwenang rangkap dua.
  • Foto kopi Transkrip dilegalisasi yang berwenang rangkap dua.
  • Pasfoto berwarna 2×3 sebanyak 2 lembar.

2. Semua calon mahasiswa wajib mengikuti tes seleksi penerimaan mahasiswa baru di program studi yang dituju.

3. Semua calon mahasiswa transfer, berdasarkan hasil seleksi akan mendapatkan pengumuman hasil seleksi.

4. Berdasar pengumuman hasil seleksi, jika ternyata calon mahasiswa tersebut diterima, maka segera melengkapi persyaratan administrasi akademik dan administrasi keuangan untuk daftar ulang di BAAK sesuai waktu yang ditentukan.

5. Jika calon mahasiswa tersebut sudah daftar ulang sesuai ketentuan universitas, maka yang bersangkutan diberlakukan sebagai Mahasiswa Baru Transfer dan mendapatkan nomor pokok mahasiswa (NPM) UNIROW Tuban.

6. Besarnya SKS yang diakui ditetapkan oleh Dekan pada prodi yang menerima transfer.

7. SKS yang diakuisebagaikonversimaksimal 110 sks.

 

     F.    Izin Tidak Masuk Kuliah

Seorang mahasiswa UNIROW Tuban dapat mengajukan  izin tidak masuk kuliah  dengan memperhatikan dan melaksanakan hal-hal,  sebagai berikut:

  1. Izin tidak masuk kuliah dalam presensi kuliah diberi tanda huruf ‘I’ (jika izin ada keperluan) dan tanda huruf ‘S’ (jika izin sakit).
  2. Izin tidak masuk kuliah diberikan, jika ada surat pemberitahuan secara tertulis dari pihak mahasiswa yang bersangkutan ditujukan kepada Kaprodinyamasing-masingminimal 1 (satu) hari sebelum waktu izin tidak masuk kuliah, yang dilampiri surat keterangan dari dokter jika izin karena sakit, atau surat dispensasi/keterangan dari pihak terkait jika izin karena ada keperluan.
  3. Izin tidak masuk kuliah dihitung hadir dalam presensi kuliah.
  4. Izin tidak masuk kuliah diberikan oleh masing-masing dosen pengampu matakuliah, maksimal empat kali pertemuan dalam satu semester.
  5. Izin tidak masuk kuliah maksimal empat minggu dalam satu semester jika dilakukan secara berturut-turut.
  6. Mahasiswa yang tidak masuk kuliah dengan tidak ada surat pem-beritahuan secara tertulis, pada presensi kuliah diberi tanda ‘A’ (alpa).

 

G. Cuti Kuliah

Seorang mahasiswa  UNIROW dinyatakan  cuti kuliah jika mahasiswa tersebut tidak dapat mengikuti kuliah  selama lebih dari satu bulan sampai  dua bulanberturut-turut  dengan  alasan  melahirkan, sakit keras, atau tugas dari instansinya. Cuti kuliah dapat diberikan dengan memperhatikan dan melaksanakan hal-hal berikut:

  1. Cuti kuliah dalam presensi kuliah diberi tanda huruf ‘C’ (cuti kuliah),dan dihitung hadir dalam presensi kuliah.
  2. Cuti kuliah harus diajukan minimal 1 (satu) minggu sebelum waktu cuti.
  3. Permohonan cuti kuliah kepada Dekannya secara tertulis dengan menyebutkan alasan yang jelas dan dilampiri surat keterangan dari dokter jika sakit, bidan jika melahirkan, atau surat dispensasi/keterangan dari pihak terkait jika ada keperluan.
  4. Apabila pengajuan cuti kuliahdisetujui, maka Dekan menerbit-kan surat keterangan cuti kuliah untuk mahasiswa yang bersangkutan dengan tembusan Kaprodi dan dosen pengampu.
  5. Apabila mahasiswa yang melakukan cuti kuliah melebihi batas waktu yang ditentukan, maka mahasiswa tersebut harus mengajukan terminal kuliah sesuai dengan persyaratan terminal.
  6. Apabila masa cuti kuliah sudah akan berakhir, maka mahasiswa tersebut harus mengajukan permohonan aktif kuliah kembali kepada Dekan secara tertulis.
  7. Dekan membuat surat keterangan aktif kuliah kembali untuk mahasiswa yang bersangkutan dengan tembusan Ka Prodi.
  8. Mahasiswa yang tidak masuk kuliah selama lebih dari satu bulan sampai dua bulan secara berturut-turut tanpa mengajukan permohonan cuti, maka pada presensi kuliah diberi tanda ‘A’ (alpa) dan tidak diperbolehkan mengikuti UAS.

H. Terminal Kuliah

Terminal kuliah yaitu berhenti kuliah dalam jangka waktu tertentu. Mahasiswa UNIROW Tuban dapat mengajukan terminal kuliah dengan ketentuan, sebagai berikut:

  1. Terminal kuliah dapat diberikan untuk jangka waktu 1 (satu) semester atau 2 (dua ) semester berturut-turut.
  2. Terminal kuliah diberikan secara akumulatif sebanyak-banyaknya: 4 (empat) semesterbagimahasiswa lama dan 2 (dua) semester bagimahasiswabaru 2018 selama masa studi, dan permohonan terminal dilakukan pada awal semester (bulan september).
  3. Terminal kuliah dapat diberikan kepada mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan sekurang-kurangnya satu tahun berturut-turut, kecuali ada alasan yang kuat dan tidak dapat dihindarkan (misal: sakit berat).
  4. Selama masa terminal kuliah, jika mahasiswa tersebut melakukan prosedur terminal kuliah sebagaimana yang ditentukan oleh UNIROW Tuban, maka mahasiswa yang bersangkutan dibebaskan dari tanggungan biaya kuliah di UNIROW Tuban.
  5. Prosedur terminal kuliah:

a. Mengajukan permohonan terminal kuliah secara tertulis kepada Rektor dengan melampirkan:

  • 1) KTM;
  • 2) Foto kopi lunas seluruh pembayaran biaya kuliah sampai dengan semester terakhir.
  • 3) Surat keterangan bebas peminjamandari perpustakaan
  • 4) Surat keterangan bebas peminjaman alat laboratorium

b. Apabila pengajuan terminal kuliah disetujui, maka Rektor n. Rektor,Wakil Rektor I, menerbitkan Surat Keterangan Terminal Kuliah untuk mahasiswa yang bersangkutan dengan tembusan kepada Dekan, Ketua Program Studi, Kepala BidangKeuangan, dan Kepala BAAK UNIROW Tuban.

c. Jika mahasiswa akan aktif kuliah kembali, maka mahasiswa tersebut mengajukan permohonan aktif kuliah kembali secara tertulis kepada Rektor. Jika disetujui, selanjutnya Rektor n. Rektor,  PR I menerbitkan Surat Keterangan Aktif Kuliah Kembali dengan tembusan Dekan, Kaprodi, KepalaBidangKeuangan, dan KepalaBAAK.

d. Pengajuan permohonan aktif kuliah kembali dilakukan sebelum habis masa terminal kuliahnya dan sebelum memasuki masa pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dengan prosedur yang sudah ditentukan sesuai kalender akademik (Juli/Agustus).

e. Apabila mahasiswa terlambat menyerahkan KRS atau melebihi masa pengisian KRS, maka harus mendapatkan rekomendasi Dekan untuk dapat kembali kuliah.

6.  Selama mahasiswa terminal kuliah tidak diperkenankan mengikuti kegiatan akademik (Kuliah, Ujian, PPL/PKL, KKN atau Skripsi),  kegiatan kokurikuler(ekstrakurikuler, kegiatan kemahasiswaaan lainnya), dan tidak boleh menggunakan fasilitas kampus termasuk KTM (Kartu Tanda Mahasiswa)

7.  Dalam mengambil terminal kuliah, harus memperhatikan batas masa studi: 7 tahun bagi S1 untukmahasiswabaru 2018.

8.  Mahasiswa dapat mengusulkan penambahan Terminal Kuliah setelah aktif kembali selama satu semester dan jumlah terminal kuliah tidak melebihi empat semester.

9.  Mahasiswatidakdapatmengusulkan terminal kuliahapabilatelahberstatusaktifsebagaimahasiswa UNIROW Tubansampai semester VIII bagimahasiswamurni, atausetara semester VIII bagimahasiswa transfer/mutasi.

I. Diterminalkan Kuliah

Mahasiswa diterminalkan kuliah adalah mahasiswa yang diberhentikan sementara oleh UNIROW Tuban dalam jangka waktu tertentu. Mahasiswa yang diterminalkan kuliah  dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa tersebut tidak mengikuti UAS selama dua semester berturut-turut dan tidak mengajukan permohonan terminal secara tertulis.
  2. Mahasiswa diterminalkan selama dua semester.
  3. Apabila mahasiswa selama dua semester belum mengajukan surat aktif kembali, maka secara otomatis diterminalkan lagi selama dua semester.
  4. Mahasiswa dapat aktif kembali pada awal semester, sebelum habis masa terminal.
  5. Pada saat mahasiswa yang diterminalkan kuliah akan aktif kuliah kembali, maka mahasiswa tersebut wajib membayar penuh biaya kuliah selama mahasiswa tersebut diterminalkan.
  6. Apabila selama empat semester berturut-turut mahasiswa tidak mengajukan permohonan aktif kuliah kembali secara tertulis, maka secara otomatis mahasiswa yang bersangkutan diberhentikan sebagai mahasiswa  UNIROW Tuban.
  7. Prosedur diterminalkan kuliah:

A. Ketua Prodi melalui Dekan melaporkan kepada Rektor mahasiswa yang diterminalkan kuliah.

B. Apabila laporan tersebut disetujui, maka Rektor n. Rektor,Wakil Rektor I menerbitkan Surat Keterangan DiterminalkanKuliah untuk mahasiswa yang bersangkutan dengan tembusan kepada Dekan, Kaprodi, KepalaBidangKeuangan, KepalaBAAK, dan orang tua/wali mahasiswa yang bersangkutan.

C. Untuk dapat mengikuti kuliah kembali, maka mahasiswa yang diterminalkan harus mengajukan permohonan aktif kuliah kembali secara tertulis kepada Rektor. Selanjutnya surat tersebut diteruskan ke Dekan dan Kaprodi untuk mendapatkan pertimbangan. Jika disetujui, selanjutnya Rektor n. Rektor,WR I, membuat Surat Keterangan Aktif Kuliah Kembali bagi mahasiswa yang bersangkutan.

D. Pengajuan permohonan aktif kuliah kembali dilakukan sebelum masa diterminalkan habis dan sebelum memasuki masa pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dengan prosedur yang sudah ditentukan universitas.

E. Apabila mahasiswa terlambat menyerahkan KRS atau melebihi masa pengisian KRS, maka harus mendapatkan rekomendasi Dekan untuk dapat kembali kuliah.

8. Mahasiswa yang diterminalkan kuliah tidak diperkenankan mengikuti kegiatan akademik (Kuliah, Ujian,PPL/PKL, KKN atau Skripsi),  kegiatan kokurikuler(ekstrakurikuler, kegiatan kemahasiswaaan lainnya), dan tidak boleh menggunakan fasilitas kampus termasuk KTM (Kartu Tanda Mahasiswa).

9. Mahasiswa yang diterminalkan kuliah dapat aktif kembali pada awal semester sebelum masa habis masa diterminalkan kuliah.

J. Aktif  Kuliah Kembali

Mahasiswa  yang menjalaniizintidakmasukkuliah, cuti kuliah, terminal atau diterminalkan apabila akan aktif kuliah kembali, harus melalui prosedur aktif kuliah kembali.

  1. Prosedur aktif kuliah kembali dari izin tidak masuk kuliah adalah langsung mengikuti kuliah dari dosen masing-masing.
  2. Prosedur aktif kuliah kembali dari cuti kuliah adalah:
  • Mahasiswa mengajukan permohonan aktif kuliah kembali secara tertulis kepada Dekan.
  • Jika disetujui, maka Dekan menerbitkan Surat Keterangan Aktif Kuliah Kembali tembusan kepada Kaprodi.
  1. Prosedur aktif kuliah kembali dari terminal kuliah adalah:
  • Mahasiswa mengajukan permohonan aktif kuliah kembali secara tertulis kepada Rektor dilampiri surat keterangan terminal kuliah.
  • Jika disetujui, Rektor ataua.n. Rektor,WR I, menerbitkan Surat Keterangan Aktif Kuliah Kembali tembusan Dekan, Kaprodi, KepalaBidangKeuangan, dan KepalaBAAK.

2.  Prosedur aktif kuliah kembali dari diterminalkan kuliah adalah:

Mahasiswa mengajukan permohonan aktif kuliah kembali secara tertulis kepada Rektor dilampiri:

  • Slip pembayaran pelunasan tanggungan keuangan sampai batas akhir diterminalkan kuliah.
  • Jika disetujui, Rektor n. Rektor,WR I, menerbitkan Surat Keterangan Aktif Kuliah Kembali dengan tembusan Dekan, Kaprodi, KepalaBidangKeuangan, dan KepalaBAAK.
  1. Permohonan Kuliah Kembali dapat dilakukan pada setiap awal semester Gasal atau Genap.
  2. Mahasiswa yang kuliah kembali tetap mendapatkan NPM lama.

K. Berhenti Kuliah

  1. Berhenti Kuliah adalah keadaan bila seorang mahasiswa tidak meneruskan kuliah di UNIROW Tuban untuk waktu seterusnya, karena alasan-alasan:
  • Mengundurkan diri karena alasan-alasan tertentu.
  • Meninggal Dunia.
  1. Berhenti Kuliah karena mengundurkan diri adalah, sebagai berikut:

a. Mahasiswa yang bersangkutan mengajukan permohonan berhenti kuliah secara tertulis kepada Rektor dengan menyebutkan alsannya.

b. Surat permohonan dilampiri:

  1. KTM
  2. Surat keteranganbebas tanggungan keuangan dari Bidang Keuangan UNIROW Tuban,
  3. Surat keterangan bebas peminjaman buku perpustakaan.
  4. Surat keterangan bebas peminjaman alat laboratorium.
  5. KHS
  6. SuratPernyataanBerhentiKuliah di atasmaterai 6000

c. Jika permohonan disetujui, maka Rektor menerbitkan Surat Keterangan Berhenti Kuliah dengan tembusan Dekannya, Kaprodinya, KepalaBidangKeuangan, dan KepalaBAAK. Selanjutnya, BAAK membuat Daftar Hasil Studi Komulatif yang ditandatangani oleh Dekannya.

L. Diberhentikan Kuliah

Mahasiswa diberhentikan kuliah sebagai mahasiswa UNIROW Tuban dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan, sebagai berikut:

  1. Dikeluarkan dari UNIROW Tuban karena tidak mencapai syarat evaluasi studi atau melampaui batas waktu studi yang ditentukan dan atau telah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan/tata tertib UNIROW Tuban.
  2. Mahasiswa yang terminal kuliah atau yang diterminalkan kuliah tidak mengajukan permohonan aktif kuliah kembali secara tertulis kepada Rektor UNIROW Tuban setelah empat semester terminal kuliah atau diterminalkan kuliah.
  3. Rektor menerbitkan Surat Keputusan tentang pemberhentian kuliah, karena alasan akademik, administratif, melanggar ketentuan-ketentuan UNIROW Tuban, atau melakukan tindak kriminal.
  4. Mahasiswa yang dikeluarkan dapat diberikan Daftar Hasil Studi Komulatif yang ditandatangani Dekan masing-masingsesuai dengan hasil UAS dan tidak mendapat Surat Keterangan Berhenti Kuliah.
  5. Mahasiswa yang diberhentikan kuliah, sewaktu-waktu dapat minta surat keterangan pernah kuliah dan Daftar Nilai Hasil Studi Komulatif, dengan melakukan prosedur,  sebagai berikut:
  • Mengajukan permohonan secara tertulis kepada Rektor (formulir disediakan oleh BAAK)
  • Surat Keterangan bebas tanggungan keuangan selama studi dari Biro Administrasi Keuangan (bebas tunggakan).
  • Surat Keterangan bebas peminjaman perpustakaan.
  • Surat Keterangan bebas peminjaman alat laboratorium.
  • Melampirkan Kartu Hasil Studi (KHS).

 

M. Yudisium

Yudisium adalah penetapan status kelulusan mahasiswa dalam menempuh studi dari suatu jenjang pendidikan  di UNIROW Tuban.Yudisium dilaksanakan oleh fakultas, dipimpin oleh Dekan dan diikuti oleh para pejabat di lingkungan fakultas dan dosen.Yudisium dinyatakan dengan suatu predikat yang  ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi yang dicapai oleh mahasiswa. Fakultas dapat melaksan akan yudisium dua kali dalam setahun, yaitu yudisium untuk lulusan semester genap dan semester ganjil atau sekali setahun dalam setiap akhir tahun akademik.

 

  1. PredikatYudisium

Sesuai Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RINomor: 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, predikat yudisium yang diberikan untuk lulusan S.1 dan Diploma adalah, sebagai berikut:

  1. Memuaskan =  2,76  d  3,00
  2. Sangat memuaskan =  3,01s.d  3,50
  3. Dengan pujian =  3,51  d  4,00

     

           2. Pelaksanaan Yudisium

  • Mahasiswa yang tidak dapat memenuhi persyaratan yudisium pada batas waktu yang ditetapkan harus mengikuti yudisium pada akhir semester berikutnya atau akhir tahun akademik
  • Tidak diadakan yudisium
  • Penyelenggaraan yudisium diatur oleh masing-masing fakultas dengan format beritaa cara yang telah ditetapkan oleh
  • Pada waktu yudisium diberikan surat keterangan lulus.

 

         3. Persyaratan Yudisium

  • Peserta yudisium adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan semua beban studi dan memenuhi persyaratan kelulusan yang  telah ditetapkan.
  • Lunas semua biaya studi yang sedang berjalan.
  • Peserta yudisium harus mendaftarkan di Program Studi masing-masing dengan melunasi administrasi keuangan yudisium yang telah ditetapkan.

N. Wisuda

Wisuda dan Dies Natalis adalah acara akademik yang diatur  berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0602a/U/1984. Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam yudisium akan diwisuda dalam Rapat Terbuka Senat UNIROW Tuban.

1. Pelaksanaan Wisuda

  • Wisuda di UNIROW Tuban dilaksanakan 1 (satu) kali dalam setiap akhir tahun akademik atau dapat juga 2 (dua) kali dalam setiap akhir semester.
  • Wisuda dilaksanakan atas dasar Surat Keputusan Rektor.
  • Pendaftaran Wisuda ditutup paling lambat 1 minggu sebelum pelaksanaan Wisuda.
  • Acara Dies Natalis dapat dilaksanakan bersamaan dengan wisuda atau dilaksanakan secara terpisah.

2. Persyaratan Wisuda

  • Peserta wisuda adalah mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam yudisium.
  • Telah melunasi semua biaya studi yang telah ditentukan.
  • Mendaftarkan sebagai peserta wisuda di Universitas dengan melunasi pembayaran wisuda yang telah ditetapkan Rektor.
  • Melengkapi administrasi akademik yang telah ditentukan.
  • Peserta wisuda harus mengikuti serangkaian acara wisuda dengan tertib.

O.  Gelar Akademik

      Program Sarjana Strata Satu (S-1)

1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  • Pend. Pancasila dan Kewarganegaraan  : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)
  • Pendidikan Akuntansi : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)
  • Pendidikan Matematika : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)
  • Pendidikan Biologi   : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)
  • Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia         : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)
  • Pendidkan Bahasa Inggris   : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)
  • Pend. Guru Pendidikan Anak Usia Dini : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)
  • Pend. Guru Sekolah Dasar   : Sarjana Pendidikan  (S.Pd.)

 

2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Ilmu Politik : Sarjana Ilmu  Politik (S.Sos)
  • Ilmu Komunikasi : Sarjana Ilmu Komunikasi   (S.I.Kom.)

 

3. Fakultas Perikanan dan Kelautan

  • Ilmu Perikanan : Sarjana Perikanan (S.Pi.)
  • Ilmu Kelautan : Sarjana Kelautan  (S.Si.)

 

4. Fakultas Teknik

  • Tehnik Industri : Sarjana Teknik  (S.T.)
  • Teknik Informatika : Sarjana Teknik Informatika (S.Kom.)

 

5. Fakultas MIPA

  • Biologi : Sarjana Sains   (S.Si.)
  • Matematika : Sarjana Sains   (S.Mat.)

 

P.  Ijazah/Akta/Transkrip/SKPI

1.  Ijazah dan Akta IV

Ijazah UNIROW Tuban adalah suatu surat ketetapan yang diberikan pada lulusan UNIROW Tuban sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 81 Tahun 2014 tanggal 20 Agustus 2014  tentang Izajah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikan Profesi Perguruan Tinggi serta Surat Keputusan Mendikbud Nomor 036/U/1993 tanggal 9 Pebruari 1993  tentang   Gelar   dan   Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi. Ijazah UNIROW Tuban ditetapkan sesuai dengan peraturan Mendikbud tersebut. Ijazah UNIROW Tuban mempunyai ciri khusus yaitu mengenai kertas, ukuran, dan tanda pengaman bersifat rahasia yang tercatat di BAAK UNIROW Tuban. Akta IV khusus diberikan pada mahasiswa FKIP yang sudah lulus bersamaan dengan Ijazah.

 

2. Transkrip Akademik

Transkrip akademik adalah bagian yang tak terpisahkan dengan ijazah. Transkrip memiliki ciri-ciri, sebagai berikut:

  1. Format dan Isi
  • Format transkrip ditetapkan oleh universitas.
  • Transkrip berisi nama mahasiswa, Tempat dan Tanggal Lahir Mahasiswa, Nomor Pokok Mahasiswa, Fakultas, Program Studi, besarnya jumlah kredit, dan nilai yang telah dicapai mahasiswa tersebut, IPK dan Judul PKL/Skripsi. (merujuk pada Permendikbud No 81 Tahun 2014)

2. Pembuatan Transkrip Akademik

  • Transkrip akademik dibuat oleh BAAK bersama-sama dengan pembuatan ijazah dan akta (akta untuk FKIP).
  • Transkrip akademik dibuat berdasarkan data nilai yang telah dikirimkan fakultas dalam berkas yudisium.

3. Ijazah/Akta/Transkrip ditandatangani oleh Dekan dan Rektor.

 

3. Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)

Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) adalah dokumen yang memuat informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan pendidikan tinggi bergelar. SKPI ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. SKPI ditandatangani oleh Dekan. SKPI ditulis dengan mengikuti ketentuan yang berlaku (Permendikbud No 81 tahun 2014).

 

Q. Predikat Lulusan Terbaik,   Lulusan  Favorit,   Lulusan   Berprestasi dan  Mahasiswa  Berprestasi

 

  1. Predikat  Lulusan   Terbaik  (LT)  diberikan   kepada  lulusan   Program Sarjana  yang  memperoleh   Indeks   Prestasi   Kumulatif   (IPK)   tertinggi  dengan  masa  studi S1 paling  lama  4 (empat)  tahun.
  2.  Predikat  Lulusan    Favorit   (LF)    diberikan    kepada    lulusan    Program    Sarjana   yang memperoleh   skor  tertinggi   dalam  aktifitas   kemahasiswaan
  3.  Predikat Lulusan  Berprestasi (LB)   diberikan  kepada lulusan  Program Sarjana  yang memperoleh bobot dan skoring tertinggi  dari penilaian atas IPK,   Nilai Skrips,  Aktifitas dalam Organisasi  Kemahasiswaan  dan Kehadiran dalam  Perkuliah
  4. Skor aktifitas kemahasiswaan di atur pada bagian bidang kemahasiswaan.